produk terbaru SONY ( Sony Internet TV)
.
Sony Internet TV
Sony resmi mengangkat naik ke pasaran seri terbaru TV mereka yang memiliki kemampuan Internet, lengkap dengan perangkat lunak Google TV. Pada acara pers yang diadakan di New York, Sony Internet TV tersebut diperkenalkan kepada dunia dengan pengecualian terhadap model ukuran 24”. Dengan empat USB port, empat HDMI input, dan kemampuan Wi-Fi, sang TV tersedia dalam empat ukuran layar : 24”, 32”, 40”, dan 46”, dimulai dengan harga US$ 599 pada ukuran terkecil dan US$ 1399 pada ukuran terbesar.
Salah satu nilai jual TV ini, tentu saja, adalah paket Google TV yang sudah termasuk didalamnya. Perangkat lunak Internet TV ini membawa Hulu, Twitter, Netflix, Youtube, dan Pandora ke layar TV anda. Jangan lupakan kemampuan pencarian Google dan berbagai aplikasi Android.
Dengan bentuk dan ukuran yang mencolok, remote dari sang Internet TV terlihat seperti suatu kombinasi antara controller Playstation 3 dengan keyboard QWERTY, tentunya membawa banyak tombol kedalamnya. Menurut sumber yang terpercaya, Sony sendiri mengakui bahwa desain remote tersebut memiliki beberapa elemen PS3. Remote kontroversial ini akan menambah warna dalam perbincangan pro-kontra terhadap kemunculan sang Internet TV.
Kapan Sony Internet TV ini akan masuk ke pasaran Indonesia? Kita tunggu saja berita selanjutnya??
'Spiderman' Prancis Taklukan Gedung Tertinggi Dunia
.
Robert memerlukan waktu sekitar enam jam untuk menaklukan gedung bertingkat 160 itu. Sesuai persyarat dari penyelenggara, Sang Spiderman harus menggunakan tali dan pengaman. Namun baginya, piranti pengaman dan perhatian orang justru membuatnya lebih gugup. "Sebenarnya ada tekanan besar pada saya karena saya tahu mereka telah melengkapi segala sesuatu, ini bagi saya. Ada layar raksasa, setinggi 50 meter, lebar 30 meter. Saya tahu semua orang akan melihat saya jadi sedikit banyak membuat tekanan," kata Robert sebelum pendakiannya.
Dalam aksi-aksinya, Robert beberapa kali ditangkap di berbagai negara atas aksi berbahaya yang tanpa izin. Ia pertama menaiki bangunan pada usia 12 saat terkunci di apartemennya dan memutuskan mendaki delapan lantai sampai ke jendela yang terbuka.
Dia telah naik lebih dari 80 bangunan di seluruh dunia termasuk Menara Sears Chicago dan Taipei 101 di Taiwan.
TEROR BOM (Masjid Persis)
.
|
KARNAVAL SCTV - JOGJA
.
Tolak Angin Karnaval SCTV Manggung di Yogya
Tim Liputan 6 SCTV
25/03/2011 17:49 | Karnaval SCTV 2011
Lipuatn6.com, Yogyakarta: Sejumlah artis papan atas akan tampil di "Tolak Angin Karnaval SCTV" di Alun-alun Yogyakarta, Jumat (25/3) malam. Salah satu pengisi acara nanti adalah grup vokal Duo Maia.
Antusiasme warga Kota Gudeg terlihat saat Duo Maia sedang cek sound atau latihan terakhir sebelum tampil. Padahal mendung bergelayut di Yogya. "Selamat sore Yogya," kata Maia Estianti menyapa para penonton.
Dalam kesempatan ini, Dua Maia akan membawakan lagu milik almarhumah Nike Ardila yang berjudul Bintang Kehidupan. Maia mengaku senang bisa tampil di Karnaval SCTV dan menghibur warga Yogyakarta.
Selain menggelar acara musik spesial, acara rutin tahunan SCTV diisi dengan kegiatan lain seperti Tolak Angin Jalan Anak Sehat, Permen Tolak Angin Flu Hip Hip Hura, dan donor darah Pundi Amal SCTV.(JUM)
Ular Terbesar di Dunia
.
Beberapa ilmuwan yakin ular ini hidup di bumi sekitar 58 juta hingga 60 juta tahun lalu. Ahli geologi, David Polly, yang memperkirakan ukuran dan bobot Titanoboa berdasarkan posisi fosilnya.
"Ukuran ular itu sungguh besar sekali. Namun, tim peneliti masih memikirkan seberapa besar panas bumi dibutuhkan untuk menghangatkan tubuh ular sebesar itu."
Fosil Titanoboa ditemukan oleh tim ilmuwan internasional di sebuah tambang batu bara di wilayah tropis Cerrejon, Kolombia. "Ular yang sangat besar ini benar-benar mengundang imajinasi, tetapi fakta yang ada telah melampaui fantasi yang ada di Hollywood sekalipun," kata ahli paleontologi, Jonathan Bloch, yang juga terlibat dalam ekspedisi.
"Ular yang mencoba mencaplok Jennifer Lopez di film Anaconda tidak sebesar ular yang kami temukan," kata Bloch. Berdasarkan ukuran ular itu, Bloch menjelaskan, tim ilmuwan dapat menghitung temperatur tahunan rata-rata di garis khatulistiwa Amerika Selatan 60 juta tahun lalu mencapai sekitar 33 derajat celcius, sekitar 10 derajat lebih hangat dibandingkan saat ini.
"Ekosistem tropis Amerika Latin saat ini berbeda jauh dibandingkan 60 juta tahun lalu," kata Bloch. "Kondisi hutan tropisnya hampir sama dengan saat ini, tetapi temperaturnya lebih panas saat itu dan dipenuhi dengan reptil berdarah dingin yang lebih besar."
Menurut Nature.com, ular adalah jenis hewan poikilotherms (berdarah dingin) yang memerlukan panas dari lingkungan mereka merayap untuk membangkitkan metabolisme. Oleh karena itu, ilmuwan memperkirakan ular raksasa itu hidup di ekosistem tropis Amerika Selatan dengan temperatur yang saat itu tidak berada di bawah 30 hingga 34 derajat celcius.
Sebagian besar populasi ular saat ini terdapat di wilayah tropis Amerika Selatan dan Asia Tenggara. Temperatur di Amerika Selatan dan Asia tenggara memungkinkan hewan ini berkembang hingga mencapai ukuran besar.

